No Tobacco Community Gelar Pertemuan dengan Jaringan Pengendalian Tembakau di Kota Depok

Depok, 11 Januari 2018. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) No Tobacco Community menggelar pertemuan dengan jaringan pengendalian tembakau di Kota Depok.

Bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Depok dan Forum Kota Depok Sehat, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 27 organisasi / institusi yang mendukung pengendalian tembakau di Kota Depok.

Beberapa di antara yang hadir ialah Saka Bakti Husada, Majelis Ulama Indonesia, seluruh Forum Kota Sehat di tingkat kecamatan, Organda dan lain-lain.

Dalam pertemuan tersebut, jejaring mengeluarkan pernyataan sikap untuk mendukung implementasi Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) secara menyeluruh.

Menjawab dukungan tersebut, dr. May Haryanti, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan menyatakan, “Kami akan segera menyusun Tim Pengawas Kawasan Tanpa Rokok.”

 

Jejaring Pengendalian Tembakau Kota Depok

 

Kawasan Tanpa Rokok adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan produk tembakau.

Perda tersebut mengatur 7 kawasan sebagai KTR, yaitu Tempat Umum, Tempat Kerja, Tempat Ibadah, Tempat Bermain dan/atau Tempat Berkumpul Anak, Angkutan Umum, Lingkungan Tempat Proses Belajar Mengajar, dan Sarana Kesehatan.

Selain mendukung implementasi perda KTR, jejaring juga mendukung pemerintah Kota Depok untuk melarang iklan, promosi dan sponsor rokok di semua tempat indoor maupun outdoor untuk melindungi anak-anak, remaja dan masyarakat seluruhnya.

Ketua LSM No Tobacco Community Bambang Priyono turut mengungkapkan harapannya, “Semoga Kota Depok bisa mengimplementasikan Kawasan Tanpa Rokok dan melarang iklan, promosi dan sponsor rokok secara menyeluruh.”

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam Pertemuan Aliansi Bupati/Walikota Peduli Kawasan Tanpa Rokok dan Penyakit Tidak Menular di Yogyakarta bulan Juli 2017 menyampaikan bahwa dari 515 Kabupaten/Kota di Indonesia telah ada 258 Kabupaten/Kota yang menetapkan kebijakan tentang KTR.

Beberapa Kabupaten/Kota juga telah melarang iklan rokok yang dapat mempengaruhi anak-anak untuk memulai merokok. Antara lain, di Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Klunkung, Kota Bogor, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Denpasar, serta Provinsi DKI Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *