Larang Iklan Rokok, 10 Daerah Raih Penghargaan Pastika Awya Pariwara

Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) memberikan apresiasi khusus, Pastika Awya Pariwara, kepada 10 daerah yang telah melakukan kebijakan berupa pelarangan total iklan rokok di luar gedung agar tidak mempengaruhi anak-anak untuk mulai merokok.

10 daerah itu ialah Provinsi DKI, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Kulonprogo, Kota Bogor, Kota Padang Panjang, Kota Bukit Tinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman, Kota Padang dan Kota Bekasi.

 

Pastika Awya Pariwara 1

 

Kepada sepuluh pimpinan daerah tersebut, Menkes memberikan penghargaan Pastika Awya Pariwara.

Penghargaan ini diberikan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota yang telah memiliki kebijakan atau peraturan tentang larangan iklan rokok di luar gedung dan telah diimplementasikan.

”Bahkan tahun ini, saya dengar Pemerintah Kota Bogor telah memulai pelarangan iklan di gerai-gerai penjualan rokok”, ungkap Menkes Nila Moeloek saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.

 

Pastika Awya Pariwara 2

 

Sejak 2009 Pemkot Bogor telah menjalankan Peraturan Daerah (Perda) No 12 tentang kawasan tanpa rokok atau KTR. Lalu pada tahun 2015 diterbitkan Perda No 1 tentang reklame yang salah satu poinnya mengatur larangan iklan, sponsor, dan promosi rokok.

“Penghargaan kali ini untuk keberhasilan Kota Bogor mengeluarkan kebijakan larangan iklan rokok luar ruang yang diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2015,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Rubaeah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *